EVALUASI STRATEGI PENETAPAN DESTINASI WISATA UNGGULAN KOTA SAMARINDA
DOI:
https://doi.org/10.59820/telpar.v4i1.414Abstrak
Penelitian ini membahas evaluasi strategi penetapan destinasi wisata unggulan di Kota Samarinda sebagai langkah penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Penetapan destinasi wisata unggulan dipandang sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya bertujuan memperkuat identitas pariwisata kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, pengembangan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat sekitar destinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta studi dokumentasi yang diperoleh dari instansi pemerintah maupun pengelola destinasi. Analisis dilakukan secara induktif dengan menekankan keterlibatan unsur Pentahelix yang mencakup pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam keseluruhan proses penetapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda menetapkan destinasi unggulan melalui mekanisme lomba atau seleksi kompetitif dengan tahapan yang sistematis. Temuan penelitian juga menggarisbawahi adanya sejumlah kendala yang dihadapi, antara lain keterbatasan anggaran operasional dan promosi, manajemen waktu pelaksanaan strategi yang belum optimal, serta kapasitas sumber daya manusia pengelola destinasi yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan pedoman teknis yang terukur dan berstandar nasional, peningkatan kapasitas pengelola melalui pelatihan berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan destinasi. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Kota Samarinda dalam mensosialisasikan kriteria destinasi wisata unggulan yang lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.