REPRESENTASI NILAI-NILAI LOKAL KAMPUNG ADAT MAHMUD DAN DESA CINTA DAMAI DALAM PRODUK KRIYA

Penulis

  • Dede Ananta K Perangin Angin Islamic Fashion Institute
  • Azis Nurkholis Majid Islamic Fashion Institute
  • Hanni Haerani Islamic Fashion Institute

DOI:

https://doi.org/10.59820/soma.v4i1.441

Kata Kunci:

Kearifan lokal, kampung adat, Mahmud, Cinta Damai, Produk Kriya

Abstrak

Kearifan lokal merupakan untaian Mutiara yang membentuk identitas suatu daerah, sehingga harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah tergerus zaman. Budaya yang kuat juga menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa representasi nilai-nilai lokal yang terkandung dalam produk kriya karya tim peneliti yang terinspirasi dari kearifan lokal wilayah Kampung adat Mahmud di Kabupaten Bandung Jawa Barat dan Desa Cinta Damai di Samosir, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara LPPM ISBI Bandung dengan UHN Sumatera Utara untuk meningkatkan pariwisata daerah tersebut. Dalam prosesnya penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis yang mengkaji secara mendalam bagaimana nilai-nilai budaya, tradisi dan kearifan lokal dari kedua wilayah tersebut dapat termanifestasi ke dalam bentuk dan motif produk kriya yang dihasilkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kekayaan budaya indonesia, khususnya dalam konteks kriya, serta menjadi sumber edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Serta penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan industri kriya yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya yang sarat akan makna.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-15

Terbitan

Bagian

##section.default.title##