PENCEGAHAN DISFAGIA PADA LANSIA MELALUI EDUKASI MODIFIKASI MAKANAN

Penulis

  • Anitasari Roza Shalsabilla Politeknik Al-Islam Bandung
  • Cep Willy Setiawan Politeknik Al-Islam Bandung
  • Faisal Kusumah Politeknik Al-Islam Bandung
  • Neny Widyana Politeknik Al-Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.59820/pengmas.v3i2.471

Kata Kunci:

dysphagia, older adults, food texture modification, swallowing education, safe eating

Abstrak

Disfagia merupakan gangguan menelan yang sering dialami oleh lansia dan kerap tidak disadari karena dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Apabila tidak ditangani dengan baik, disfagia dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti tersedak, aspirasi, malnutrisi, dan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pencegahan disfagia pada lansia melalui edukasi modifikasi makanan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 29 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran awal dilakukan melalui pretest untuk menilai pengetahuan dasar terkait pencegahan disfagia, kemudian dilanjutkan dengan intervensi berupa edukasi disfagia, modifikasi tekstur makanan, posisi makan yang aman, serta latihan menelan. Sebanyak tujuh responden mengikuti pengukuran pretest dan posttest secara lengkap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor posttest dibandingkan pretest, terutama pada pemahaman mengenai pemilihan tekstur makanan yang aman dan posisi makan yang tepat. Dengan demikian, edukasi modifikasi makanan dapat disimpulkan sebagai upaya edukatif dan preventif yang efektif dalam pencegahan disfagia pada lansia. Edukasi ini disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung keselamatan makan dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-15