ANALISIS PERKEMBANGAN NPM, ROA DAN ROE PADA BANK SYARIAH INDONESIA SEBELUM DAN SESUDAH MERGER

Penulis

  • Elsha Fitriyani Universitas Komputer Indonesia
  • Lestari Oktavia Universitas Komputer Indonesia
  • Sara Magdalena Universitas Komputer Indonesia
  • Gunardi Politeknik Pajajaran ICB Bandung
  • Priatna Kesumah Politeknik Pajajaran ICB Bandung
  • Rini Aisyah Yulianti Politeknik Pajajaran ICB Bandung

DOI:

https://doi.org/10.59820/emba.v1i2.42

Kata Kunci:

Profitability, Merger, Financial Statements, Indonesia Stock Exchange, Syariah Bank.

Abstrak

Ditengah  kondisi  perekonomian  yang  tidak  stabil pada berbagai  negara  di  seluruh  dunia mengharuskan  setiap  negara  untuk  berinovasi  dan  berimprovisasi  dalam  mempertahankan segala  aspek  agar tetap  bertahan. Atas  permasalahan  tersebut,  salah  satu  bentuk  inovasi  yang dilakukan  oleh  pemerintah  Indonesia  khususnya  di  perdagangan  saham  adalah dengan melakukan merger pada bank BUMN Syariah. Proses  merger ketiga bank  syariah  (BRI  Syariah,  BNI  Syariah, dan  Mandiri  Syariah)  menjadi  Bank  Syariah  Indonesa  (BSI)  dengan  kode  BRIS  di  Bursa  Efek Indonesia  dilakukan untuk memperluas pangsa pasar BSI. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai perkembangan profitabilitas BSM, BBRI, dan BNIS sebelum dan sesudah merger menjadi BSI. Untuk mendukung penelitian, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh melalui data sekunder dari laporan keuangan tahunan di Bursa Efek Indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat perkembangan profitabilitas di setiap periode pada Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS)  dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), sedangkan pada Bank Syariah Mandiri (BSM) analisis nilai ROA dan ROE mengalami penurunan dari sebelum dan setelah melakukan merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-01