PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA)

Penulis

  • Nukie Farah Amanjaya Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia jakarta
  • Meita Pragiwani Ekonomi dan Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia jakarta

DOI:

https://doi.org/10.59820/emba.v3i2.321

Kata Kunci:

competence, work environment, work motivation, job satisfaction

Abstrak

Di era persaingan saat ini, perguruan tinggi harus mengadopsi strategi untuk meningkatkan kualitas dan nilai perusahaan. Kinerja dan loyalitas karyawan merupakan pendorong penting bagi keberlanjutan perusahaan, dan sumber daya manusia (SDM) memegang peranan penting dalam mendorong tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di STEI Indonesia. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian asosiatif untuk mengetahui pengaruh tiga variabel bebas, yaitu Kompetensi, Motivasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Penelitian kuantitatif ini didukung oleh metode survei yang berlandaskan positivisme, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data.  Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi tidak secara langsung meningkatkan kepuasan kerja. Akan tetapi, motivasi kerja yang lebih tinggi akan menghasilkan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Studi ini juga menyoroti dampak signifikan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja. Semakin baik lingkungan kerja, semakin tinggi pula kepuasan kerja. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi lembaga untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja karyawan dan menerapkannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aisyah, S., et al. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Karyawan. Yogyakarta: Deepublish.

Arief, M., & Nisak, K. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia: Pendekatan Kompetensi. Malang: UMM Press.

Bahri, S. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Beauregard, T. A., & Henry, L. C. (2009). Making the link between work-life balance practices and organizational performance. Human Resource Management Review, 19(1), 9–22.

https://doi.org/10.1016/j.hrmr.2008.09.001

Bintoro, & Daryanto. (2017). Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Gava Media.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Boston: Allyn and Bacon.

Cazes, S., Hijzen, A., & Saint-Martin, A. (2015). Measuring and assessing job quality: The OECD job quality framework. OECD Social, Employment and Migration Working Papers, No. 174.

https://doi.org/10.1787/5jrp02kjw1mr-en

Darmawan, A. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Deviyanti, R. (2020). Structural Equation Modeling Menggunakan Partial Least Square (SEM-PLS): Aplikasi dan Contoh Kasus. Jurnal Statistika dan Komputasi, 5(3), 45-56.

Eksan, M. (2020). Kompetensi Kerja: Teori dan Aplikasi. Surabaya: Graha Ilmu.

Esterberg, K. G. (2002). Qualitative Methods in Social Research. Boston: McGraw-Hill.

Listianto, F., & Setiaji, B. (2008). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(2), 15–25.

Ghozali, I. (2020). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gunawan, I., Ratnasari, A., & Wahyuni, S. (2020). Analisis Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 9(2), 120-135.

Gunardi, N., & Disman, M. S. (2023). The effect of money supply and interest rate on stock price. Journal of Survey in Fisheries Sciences, 10, 100-111.

Wahab Habibah, A, & Siregar, O. M. (2023). Pengaruh Karakteristik Individu dan Pekerjaan terhadap Kepuasan Kerja. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 15(2), 45-60.

Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Jufrizen, J. (2024). Pengantar Model Struktural Equation Modeling. Jakarta: Graha Ilmu.

Kukiqi, E. (2017). Physical Work Environment: Definition and Relevance. European Journal of Business and Management, 9(36), 15-23.

Magdalena, L. (2021). Peran sumber daya manusia dalam organisasi: Studi literatur. Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia, 4(1), 45–53

Mangkunegara, A. P. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Manafe, W., & Nugraha, S. (2021). Peningkatan Kepuasan Kerja Melalui Kompetensi dan Motivasi Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 15(2), 77-85.

Mungkasa, O. (2020). Flexible working arrangement: Konsep dan implementasinya di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 123–135.

Nabawi, A. (2019). Psikologi kerja: Teori dan aplikasi. Surabaya: Penerbit Media Ilmu.

Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Parashakti, R. D., & Noviyanti, M. (2021). Motivasi Kerja Karyawan: Konsep dan Studi Kasus. Depok: Kencana.

Premisari, F., & Furwanto, A. (2022). Strategi pengelolaan SDM dalam meningkatkan kinerja organisasi. Jurnal Manajemen, 15(1), 89–97.

Rachmaniza, N. (2020). Kompetensi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Organizational Behavior. New Jersey: Pearson

Sahlan, H., dkk. (2015). Pengaruh loyalitas karyawan terhadap sustainability perusahaan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(3), 45–53.

Salju, B. (2024). Determination of Motivation, Competence and Training on Employee Performance Through Job Satisfaction. International Journal of Business Studies, 22(4), 50-65.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tiffin, J. (1956). Industrial Psychology. New York: Prentice Hall.

Nedungadi, P., Menon, R., Gutjahr, G., Erickson, L. and Raman. R. (2018). Towards an Inclusive Digital Literacy Framework for Digital India. Education + Training, 60 (6), 516-528. https://doi.org/10.1108/ET-03-2018-0061

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-01