https://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/issue/feedJurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatan2026-02-19T02:39:42+00:00Gunardigoenhadis@gmail.comOpen Journal Systems<table width="548"> <tbody> <tr> <td>Publiser</td> <td>:</td> <td>Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M)<br />Politeknik Pajajaran ICB Bandung</td> </tr> <tr> <td>Journal Abbrev</td> <td>:</td> <td><strong>Jurnal APK</strong></td> </tr> <tr> <td>Frequency</td> <td>:</td> <td>2 issues per year</td> </tr> <tr> <td>Print ISSN</td> <td>:</td> <td>On Progress</td> </tr> <tr> <td>Online ISSN</td> <td>:</td> <td><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221108101028125">2963-5098</a></td> </tr> <tr> <td>Citation analysis</td> <td>:</td> <td>Google Scholar</td> </tr> <tr> <td>Journal Scope</td> <td>:</td> <td> </td> </tr> </tbody> </table> <p>Office management, Secretarial Management, Records management, Office communications, Communication Ethics, Human Resource Management Management Information System, Entrepreneurship, Digital Business, Organizations' behavior</p>https://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/article/view/347KETERAMPILAN KOMUNIKASI EFEKTIF SEKRETARIS SEBAGAI KUNCI PELAYANAN PRIMA DI ERA DIGITAL2026-01-23T03:14:04+00:00Anggun Myssiliyana Putrianggunmyssiliyana15@gmail.comAyu Tri Lestarilestariayutri88@gmail.comIne Damayantiinedamayanti@students.unnes.ac.idNadjwa Salsabilasalsabilanajwa434@gmail.comRifani Yuliantirifanifani26072005@gmail.comWisudani Rahmaningtyaswisudani.rahmaningtyas@mail.unnes.ac.id<p><span style="font-weight: 400;">Perkembangan teknologi digital menuntut peran sekretaris untuk tidak hanya menguasai keterampilan administratif, tetapi juga keterampilan komunikasi efektif sebagai kunci dalam mewujudkan pelayanan prima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterampilan komunikasi sekretaris dalam menunjang pelayanan prima di era digital, mengidentifikasi bentuk keterampilan komunikasi yang relevan, serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan artikel terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa sekretaris dituntut memiliki kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal, penguasaan teknologi digital, keterampilan interpersonal, serta kepekaan terhadap konteks dan audiens. Tantangan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan literasi digital, kurangnya pelatihan komunikasi etis, dan kesenjangan komunikasi lintas generasi. Strategi pengembangan yang disarankan meliputi pelatihan berbasis blended learning, mentoring lintas generasi, dan peningkatan budaya adaptif di lingkungan kerja. Integrasi antara keterampilan komunikasi dan pemanfaatan teknologi menjadi pondasi utama dalam menciptakan pelayanan prima yang profesional dan berdaya saing tinggi di era digital.</span></p>2025-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatanhttps://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/article/view/487Pelayanan Prima Perpustakaan dalam Menarik Minat Kunjungan Pengguna (Studi Deskriptif di Perpustakaan UPI Bandung)2026-01-22T16:04:25+00:00Citra Auliyacitrauliya10@gmail.comAryantiarynt0222@gmail.comAndis Nurrobbaniandisrobbani10@gmai.comIpan Andrianifannadriannnn@gmail.comNur Azizahnur.azizah@poljan.ac.idDyah Bayu Franmesthidyah.bayu@poljan.ac.id<p>Penelitian ini difokuskan pada analisis pelaksanaan pelayanan prima dan pengaruhnya terhadap minat kunjung pengguna Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Metode deskriptif kuantitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada 15 mahasiswa UPI yang telah memanfaatkan layanan perpustakaan. Penilaian kualitas pelayanan mengacu pada lima dimensi utama, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pelayanan prima di Perpustakaan UPI Bandung telah diterapkan dengan baik. Dimensi empati memperoleh nilai tertinggi, yang menunjukkan bahwa sikap ramah, perhatian, dan pemahaman petugas terhadap pengguna berpengaruh terhadap kepuasan dan minat kunjung. Dimensi jaminan juga dinilai baik, mencerminkan profesionalisme dan kejelasan informasi petugas. Namun, peningkatan fasilitas fisik dan konsistensi pelayanan masih diperlukan.</p>2025-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatanhttps://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/article/view/447PROSES PELAKSANAAN SOP APLIKASI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) DALAM KEGIATAN ADMINISTRASI PADA SUBBAGIAN UMUM DI PENGADILAN TINGGI BANDUNG2026-01-23T04:05:14+00:00Elsha Emilialshaemilia@gmail.comRamayani Yusuframayani.yusuf@poljan.ac.idNur Azizahnur.azizah@poljan.ac.idSaid Bambang Nurcahyasaidbambang@poljan.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan<em> Standar Operasional Prosedur </em>(SOP) aplikasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam kegiatan administrasi pada Subbagian Umum Pengadilan Tinggi Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP PTSP meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas administrasi. Namun, kendala teknis seperti gangguan jaringan internet dan keterbatasan pemahaman pegawai masih menjadi tantangan. Secara keseluruhan, PTSP mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta berkontribusi pada reformasi birokrasi yang lebih efisien.</p>2025-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatanhttps://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/article/view/502Peran Aktif Generasi Muda Dalam Dunia Wirausaha2026-02-19T02:39:42+00:00Fransisca Wuri Wulandarifransiscawulandari.fw1@gmail.comFadil Habiburahmanfadil.habiburahman@poljan.ac.id<p>Pembahasan mengenai dunia wirausaha sering kali menempatkan generasi muda hanya sebagai objek pembinaan, bukan sebagai subjek penggerak perubahan. Padahal, generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan wirausaha di era transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam dunia wirausaha serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang memengaruhi minat dan keberhasilan mereka. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 100 responden generasi muda berusia 18—30 tahun yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 5 poin. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran signifikan sebagai inovator dan agen perubahan, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital (skor rata-rata 4,45). Minat berwirausaha responden tergolong tinggi (80% masuk kategori tinggi dan sangat tinggi). Faktor utama pendorong wirausaha adalah kemajuan teknologi (35%), sementara hambatan terbesar adalah keterbatasan modal (40%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa potensi generasi muda memiliki potensi kewirausahaan yang besar, intervensi kebijakan seperti akses ke modal dan pendampingan bisnis berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang kondusif.sangat besar, namun membutuhkan intervensi kebijakan berupa akses permodalan dan pendampingan usaha berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kondusif</p>2025-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatanhttps://jurnal.politeknikpajajaran.ac.id/index.php/apk/article/view/484Peranan Etika Profesi Dalam Kegiatan Pelayanan Di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung2026-01-25T12:47:23+00:00Mely Aprilianimelyapriliani060@gmail.comLizama Ihsan Sabiliihsansabili354@gmail.comM Rijal Rinaldirijallssrinaldi@gmail.comMuhammad Faisalmuhammadfaisal12118@gmail.comRaysha Aidha Fatwarayshaaidhaf@gmail.comRizky Putra Suwandirizkyputra180303@gmail.comNur Azizahnur.azizah@poljan.ac.id<p>Etika profesi merupakan pedoman perilaku bagi Aparatur Sipil Negara dalam melaksanakan pelayanan publik secara profesional dan bertanggung jawab. Kantor Imigrasi sebagai instansi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dituntut menerapkan etika profesi dalam setiap kegiatan pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan etika profesi dalam pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap jurnal, buku, dan peraturan terkait ASN dan pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas aparatur, serta membangun kepercayaan masyarakat.</p>2025-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatan